Rasanya lamaaaa…. Banget gak pernah curhat tentang bisnis lagi. Mungkin belakangan ini tulisanku diblog lebih banyak tentang motivasi diri dari pada tentang perjalanan wirausaha yang aku tekuni.
Bukan karena gak ada yang menarik n penting untuk didokumentasikan dalam tulisan. Justru sebaliknya, belakangan banyak hal yang sebetulnya bisa dijadikan pembelajaran n diambil hikmahnya.
Buat diriku pribadi tentunya…., mungkin juga buat orang lain yang mempunyai impian yang sama seperti aku.
Sayangnya, gak mudah untuk mediskripsikan dengan kata- kata, tentang semua yang aku alami dan yang aku rasakan dalam hati . mungkin karena keterbatasanku dalam dunia tulisan, aku bukan penulis professional, dan aku juga belum terlatih dan terbiasa menulis. Mungkin juga, karena suasana hati yang masih sedikit mendung.
Kira-kira 3 bulan yang lalu, Hayfa tutup usia….., aku memutuskan untuk menghentikan usaha salonku. Mungkin aku yang kurang mampu untuk mengelolanya dengan baik, walaupun ada sedikit cerita dibalik semua itu, rasanya gak perlu aku jadikan kambing hitam. Biar semua menjadi suplemen bagi pengayaan batin serta pengalaman hidupku.
Secara materi, mungkin hayfa belum memberikan kembali modal yang aku keluarkan, tapi secara non materi, rasanya aku mendapatkan lebih dari yang aku perkirakan.
Pengakuan, penghargaan, nama baik…, pembelajaran untuk bersikap sabar, berpikir positif dan memberikan kepercayaan pada orang lain….,adalah sesuatu yang tak pernah aku pikirkan sebelumnya, dan begitu banyak yang aku dapatkan semasa hidup hayfa sampai saat ini.
Aku merasa, Allah begitu baik padaku…, Dia tak pernah membiarkan aku larut dalam kesedihan. Saat hatiku membiru mendapingi hayfa yang menghadapi sakratul maut….,Allah menghiburku lewat cempaka, gadis desa yang selama ini aku pandang sebelah mata.
Cempaka adalah copy center n stasionary yang aku milki disini, karena hanya sebuah toko kecil yang letaknya didesa, aku pikir dia sudah tak bisa dikembangkan lagi. Bersyukur aku masih punya alasan lain yang mendorongku tetap berusaha mengembangkan cempaka, seorang teman butuh pekerjaan, bersedia dipekerjakan walau dengan upah sangat minim. Kebetulan ada satu rumah kecil yang bersebelahan dengan toko yang bisa disewa.
Alahamdulillah, apa yang aku tempuh gak sia-sia, mungkin ini cara Dia menghibur dan memberikan upah atas usahaku…, sekarang dengan menempati 2 petak rumah kecil dan memiliki 3 orang karyawan, toko cempaka mengalami peningkatan omset yang cukup lumayan, hampir dua kali lipat dari omset sebelumnya. Walau mungkin ini dipengaruhi oleh musim juga, karena memasuki masa2 ujian, kenaikan kelas dan pendaftaran sekolah adalah masa panen buat cempaka.
Dalam hati kecilku sebetulnya masih terbersit keinginan untuk menghidupkan lagi hayfa disini, mungkin dengan format yang berbeda. Tapi aku butuh waktu…., aku perlu istirahat sejenak , mengumpulkan tenaga dan kekuatan untuk berjalan lagi. Dan yang terpenting lagi, aku butuh waktu untuk mengevaluasi kesalahan2 langkah yang pernah aku lakukan.
Dismping itu, masih ada beberapa hal yang membuat aku ragu untuk mengadirkan hayfa kembali dalam kehidupanku. Mungkin ini akan menjadi kisahku di episode kehidupan ditahun-tahun mendatang…, entahlah…., wallahualam. Yang pasti, semangat ku belum surut, walaupun aku hanya ingin berlari pada standar kecepatanku sendiri…., tak peduli orang lain melesat jauh meninggalkan aku.., atau jauh tertinggal dibelakangku.
Brebes, 06 Mei 2009



Yang Mampir