<!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>
Info Bisnis -Dari seminar Brad Sugars
(Nadia M. Yuniardo – www.bundainbiz.com)
Bulan Mei 2007 yang lalu saya ikut acara seminarnya Brad Sugars…
Nah..oleh-olehnya ternyata “bertahan” loh
Nggak perlu disimpen di kulkas hehe Nggak bakalan basi insyaAllah
Nggak percaya?
Baca disini yaaaa:
— Menurut Brad Sugars… Business = A commercial profitable enteprise that works without me. – Mana yang lebih penting dalam bisnis? IDE dan PRODUK? Atau PEOPLE?
Jawaban Brad: It’s not about the idea, but it’s about the people who runs the company.
Bukan masalah Idenya… tapi, masalah siapa orang-orang yang akan melaksanakan ide tersebut. – Agood income is very different froma wealthy income Pendapatan yang baik amat berbeda dengan pendapatan yang membuat kaya raya.
- Bagaimana kita memutuskan untuk menghabiskan waktu akan sangat mempengaruhi gaya hidup.
- Brad Sugar adalah seorang Entepreneur yang memiliki 52 perusahaan, menulis puluhan buku buku Best seller.
Apa yang Ia lakukan untuk mencapai posisinya saat ini? LEARN first, baru EARN Itu katanya
Belajarlah terlebih dulu, baru pemasukan akan tiba.
— Action + Knowledge = POWER
— Never argue with a stupid person
Jangan berargumen deh dengan orang yang (maapp) bodoh..
Itu kata Brag=d loh bukan kata jengNad hehe..
Saat kita mengatakan “Iya, saya tauuu” adalah saat dimana kita berhenti belajar. Sebaliknya, cobalah untuk selalu mengatakan, “Oh, hal yang menarik” untuk setiap hal yang Anda temui.
Belajarlah dari kesalahan. Jangan berfikir bahwa Anda harus memiliki seorang Financial Planner, tapi harus bertujuan, bagaimana caranya agar anda dapat merencanakan Finance atau keuangan anda sendiri.
Masalah keuangan adalah hal yang sebetulnya simple namun tidak mudah. Bagaimana caranya kita MAKE Money sebanyak-banyaknya s ampai akhirnya kita masih mempunyai saldo untuk kita MANAGE?
Ingat saat anak Anda sedang belajar berjalan? Apakah saat ia sedang belajar berjalan lalu terjatuh… mencoba lagi dan terjatuh lagi… Anda putuskan untuk mengatakan, “Ya udah deh nak, berenti aja belajar jalannya?” Tidak bukan?
Anda terus menerus memberikan semangat kepadanya, sampai akhirnya ia berhasil.
— LEVERAGE Do the work once and get paid forever.
Lakukanlah pekerjaan itu hanya SEKALI dan nantikan bayarannya SELAMANYA. Contoh: Menulis buku. Membeli tanah, membangunnya, lalu menyewakannya (tidak dijual sekaligus).
Saat Anda akan memasuki sebuah bisnis, pertanyaan pertama adalah, “Apakah ini bisnis yang akan membuat saya kaya selamanya?”
TANGGA YANG PERTAMA: THE CASHFLOW LADDER .
Anda tentu berharap untuk menaiki tangga CashFlow dari ACTIVE INCOME menuju PASSIVE INCOME Urutan anak tangga dimulai dari level paling bawah adalah:
1. Student Tidak punya uang namun seringkali harus mengeluarkan uang untuk belajar.
2. Apprentice/Magang Masih belum juga dibayar.
3. Job/Pekerjaan Mengerjakan satu kali, dibayar satu kali pula, sehingga anda harus terus menerus melakukan JOB tersebut.
4. Self Employed, anda harus mem-balance banyak hal bak Seesaw atau permainan jungkat jangkit.
5. Managers Mulai membayar pegawai namun sebetulnya yang anda lakukan adalah chasing tails, berputar-putar terus menerus mengejar hal yang sama setiap bulannya, termasuk memperbaiki kesalahan yang diperbuat oleh pegawai tersebut.
Seorang Manager biasanya selalu beralasan “I can’t get good people”. Tahukan anda?
“You get the people you deserve.” Artinya, saat Anda sendiri belum menjadi leader dengan segudang ilmu, Anda pun tidak akan menemukan orang-orang dengan kualitas leadership yang sama.
“When I’m a great leader, I will get great people”
6. Owner Pada saat inilah anda berada dalam passive income cahsflow. – Anda yang masih bekerja saat ini, itu adalah aprenticeship Anda. Disinilah sahabat belajar mengenai segala sesuatunya untuk mencapai passive income. – Penghasilan satu juta pertama anda adalah yang tersulit.
Kenapa? Karena pada saat itulah Anda Belajar (LEARN) dan bekerja pada saat yang bersamaan.
FUNDAMENTAL POINTS, POIN-POIN MENDASAR:
1. Saat orang lain melakukan penggalian emas besar-besaran, berharap menjadi kaya karena emas yang mereka temukan… Anda harus bisa melihat sisi bisnis yang lain, yaitu (contoh) : bagaimana saya bisa kaya dengan menjual cangkul, alat bor, topi pengaman, dsbnya pada orang-orang yang sedang melakukan penggalian tersebut
” The people on the sidewalks –> orang-orang yang tidak ikut-ikutan biasanya adalah orang yang berhasil atau jauh lebih kaya.
2. Repeat Business. Bisnis dengan produk yang selalu berulang atau berharap terjadi penjualan terus menerus. – Bisnis makanan anjing. Anjing selalu perlu makan kan
– Bisnis salon. Rambut juga selalu tumbuh kembali
3. Bisnis yang hanya memerlukan Basic Skills (Keahlian yang simple/dasar). Dimana hanya memerlukan employee yang Low Skills.
4. Pentingkan CashFlow, bukan Asset. Contoh: Brad Sugars tidak akan mau membeli sebuah perusahaan/bisnis AC dimana harus ada maintenance mesin, peralatan berat dsbnya.
5. Bad marketing atau bahkan NO Marketing at all. Kenapa? Karena Anda dapat melakukan improvement secara cepat. Bila mebeli bisnis yang sudah bagus marketingnya, akan susah untuk dibuat lebih tinggi atau lebih profitable.
6. Growth potential. Erat hubungannya dengan poin bad marketing diatas.
7. Charge a good price. Jangan takut kemahalan. Jangan terkesan murah karena kualitas yang jelek. Bukan masalah sebanyak-banyaknya mendapatkan customer. Tapi bagaimana sebanyak-banyaknya mendapatkan customer yang profitable. Jangan hanya duduk menunggu.
Saat anda melihat sebuah kesempatan, langsung Ambil!
— TANGGA YANG KEDUA:
CAPITAL LADDER Kategori yang harus Anda ketahui dalam seni jual beli bisnis: – Business. Karena ini yang paling besar keuntungannya secara laba. – Property. – Stock.
Urutan anak tangga dimulai dari level paling bawah adalah:
1. Buy Retail Pada saat ini Anda berada di level Owner. Tidak selalu hal yang jelek loh, karena ini adalah dasar untuk anda memperbanyak ilmu sebelum memasuki tangga berikutnya.
2. Buy Wholesale Ini adalah Investor level Disini Anda perlu belajar negosiasi untuk memperoleh keuntungan yang besar bahkan di hari pertama anda memulai.
3. Entepreneur Sell the business. Pada saat ini, bisnis yang sudah Anda bangun, Anda jual dan mendapatkan keuntungan. Sebagai orang dewasa kita cenderung berhenti bermimpi. Alasannya? Melihat realitas yang ada
Banyak orang yang terlalu sibuk melihat realita sampai mereka lupa bahwa masih ada kesempatan untuk bisa mencapai mimpi.
Orang Sukses menurut Jim Rohn: - Jangan berharap hidup itu mudah. Tapi berharaplah hidup lebih baik.
- Bekerjalah lebih keras pada diri Anda sendiri, dibanding bekerja lebih keras pada pekerjaan Anda.
- Anda hanya mempunyai satu tugas dalam hidup ini:
to be the best you that you can be. You know what to do. The question is…will you DO it? Sekarang anda sudah TAHU juga yaa. Pertanyaannya…Apakah anda akan MELAKUKANNYA?
Nadia M. Yuniardo http://clicks.aweber.com/y/ct/?l=EmRRl&m=1liPTDTmdzWPOj&b=sC0iop.o9t_c9HuZqi9DQg ==================================================
Yang Mampir